Thursday, October 29, 2009

PEMUDA DAN SOSIALISASI

Istilah pemuda atau generasi muda umumnya dipakai sebagai konsep untuk memberi golongan pada masyarakat yang berada pada usia paling rentan, yang membedakan dari kelompok umur anak-anak dan golongan tua. Berbicara tentang generasi muda memang selalu menarik perhatian semua kalangan. Tidak hanya karena pemuda merupakan sosok unik ketika melewati perubahan fisik namun juga dari perubahan non fisik yang penuh gejolak, potensi dan kedinamisan. Pemuda merupakan proses pencarian jati diri dan pemahaman diri, mencari peranan dan kedudukannya dalam lingkungan. Ada suatu dorongan yang kuat untuk terlepas dari ketergantungan dengan orang tua , keinginan dihargai sebagai orang dewasa dan mempunyai hak terhadap dirinya dalam berkeputusan serta bertanggung jawab terhadap setiap perbuatannya.
Masa remaja adalah masa pembelajaran dan masa yang paling berseri. Meskipun remaja mendapatkan kesempatan mengembangkan potensi diri namun tetap memerlukan bekal, bimbingan dan pengarahan orang tua, pendidik serta dukungan lingkungan yang baik. Membekali mereka dengan pemahaman sebuah konsep hidup yang benar sangat diperlukan dalam proses pencarian jati diri dan disanalah para remaja banyak yang terjebak dalam pergaulan bebas. Dengan bimbingan, membentuk remaja merasa percaya diri karena secara kemampuan mereka belum teruji dalam menghadapi tantangan hidup. Keterlibatan orang tua, pendidik dan lingkungannya dalam memberikan pengarahan akan membentuk kesiapan mentalnya karena secara kejiwaan remaja masih labil, mudah kebingungan ketika mengalami kesulitan dan kegagalan menjalani hidupnya.
Pemuda juga tidak terlepas dari pergaulan bebas. Seperti, narkoba, free sex, Kehidupan malam , Alkohol (Minuman Keras), dan lainnya. Kita ambil contoh free sex, sebab dari free sex lebih besar karena kurang perhatian dariorangtua dan lingkungan yang tidak sehat. Dikatakan tidak sehat seperti berteman dengan anak-anak nakal dan pergaulan yang tidak baik yang tidak memiliki norma dan kelakuan yang baik serta lainnya. Akibat dari free sex salah satu contohnya adalah Aids.
Aids Kenapa dampak terbesar terjadi pada remaja? Hal ini tidak terlepas dari secara kejiwaan remaja memang mengalami ketidakstabilan emosional. Sifat agresif yang tinggi, seringnya mengambil tindakan cepat tanpa pertimbangan matang ikut menunjang mudahnya remaja terjerumus pada lingkungan negatif. Ketika remaja menghadapi realitas hidup sering mengalami kebingungan akibat kelemahan prinsip hidup dan keterbatasan bekal hidup yang dimiliki. Kondisi lingkungan keluarga dan masyarakat yang tidak mendukung menjadikan remaja lebih aman bersama teman-temannya dan tinggal di luar rumah dari pada bercengkrama dengan keluarga di rumah. Lingkungan negatif inilah yang rentan membawa remaja kepada pergaulan bebas , seks bebas , narkoba, dan tertularnya penyakit HIV/AIDS.
Persoalan remaja saat ini sudah masuk dalam tataran kritis dan sulit dikendalikan. Hal ini menjadikan berbagai kalangan merasa cemas dan berupaya menemukan langkah-langkah penyelesaiannya. Bagaimanapun juga remaja adalah aset negara, agama, dan penerus perjuangan. Secara kejiwaan remaja mempunyai potensi menghasilkan kecerdasan dalam berfikir dalam menemukan ide dan inovasi baru yang penuh kedinamisan. Namun potensi ini harus diimbangi dengan kejelasan arah dan tujuan hidupnya. Ketika remaja kosong dengan tujuan hidup yang benar, pemanfaatan potensi ini akan beralih pada keadaan yang justru merugikan bahkan menghancurkan kehidupannya.
Maka dari itu kita para pemuda sebagai penerus bangsa dan remaja yang baik haruslah baik-baik menjaga diri, menyayangi diri sendiri dan keluarga karena jika hal-hal yang tidak diinginkan terjadi diri kita sendiri dan keluargalah yang paling tersakiti. Pergunakanlah masa-masa remajamu dengan sebaik-baiknya. Lakukan hal yang positif dan bermanfaat, jangan pernah mengecewakan orangtua yang menjaga kita selama ini. GO GUYYYYSSS !

ONLINE FACEBOOK

Facebook adalah salah satu situs pertemanan dalam dunia maya (internet). Siapa yang tidak tahu tentang facebook ? semua orang pasti mengetahui apa itu facebook, dari anak kecil, remaja, pemuda, dewasa sampai orang tua pun pasti mengetahui apa itu facebook.
Semua hal dalam kehidupan manusia pasti memiliki dampak positif dan negatif tidak terkecuali facebook. Kita dapat melihat dahulu dampak-dampak negatif dalam facebook. Kita dapat melihat contoh pengaruh facebook dalam kehidupan pelajar maupun mahasiswa. Hampir semua pelajar maupun mahasiswa mengikuti situs pertemanan ini dan memilikinya. Contoh dampak negatif facebook bagi pelajar ataupun mahasiswa seperti malas untuk belajar karena selalu menginginkan untuk online, tidak konsentrasi dalam belajar, kecanduan akan game-game yang ada dalam facebook, tugas-tugas menjadi terlantar karena selalu online, terkadang emosi seseorang suka diluapkan melalui facebook yang akan menyebabkan pertengkaran yang membesar, dan contoh lain-lainnya. Contoh pengaruh negatif facebook lainnya terhadap kehidupan keluarga, remaja ataupun pemuda yang sudah kecanduan facebook terkadang tidak mendengarkan perkataan orangtua. Contoh, ketika diajak untuk berbicara oleh orangtua tidak menghiraukan oleh si anak karena terlalu sibuk dengan kegiatan si anak yaitu online, banyak hal yang belum seharusnya diketahui oleh si anak tentang kehidupan menjadi diketahui (dewasa sebelum waktunya).
Facebook juga dapat dijadikan tempat untuk perselingkuhan baik dalam hubungan suami istri maupun yang berpacaran. Sangat mudah untuk melakukan perselingkuhan di situs pertemanan ini, jika kita tidak menjaga arti kesetiaan yang diberikan oleh pasangan kita maka kita akan termakan oleh pancingan yang ada. Dampak negatif lainnya dalam kehidupan bermasyarakat atau bersosialisasi. Contohnya, jika tidak ada kecocokan atau adanya pertengkaran dalam hubungan bermasyarakat atau bersosialisasi seseorang data meluapkan emosinya didalam facebook. Tidak sampai disitu saja tertuduh yang bersangkutan akan membalas perkataan yang dilontarkan oleh pembuat masalah, dan akan terus berlanjut seperti itu dan facebook cuma hanya sebagai sarana untuk pertengkaran. Sangat diherankan anak kecil jaman sekarang perkembangannya sangat pesat, mulai dari usia 4tahun ia sudah mengetahui apa itu facebook walaupun tidak secara rinci. Bahkan yang sudah lanjut usia pun ada banyak yang megikuti situs pertemanan ini walaupun hanya untuk iseng-iseng saja.
Di dalam pempergunakan facebook kita haruslah berhati-hati. Karena apa, semua orang dapat melihat apa yang sedang atau akan kita kerjakan dan lakukan. Kita harus berhati-hati dalam berucap, bertutur kata dan sesungguhnya untuk menyebutkan suatu instansi ataupun perusahaan atau merk ataupun seseorang itu haruslah sangat berhati-hati. Karena, jika instansi tersebut tidak menyukainya ia dapat melaporkannya kepada pihak yang berwajib dengan tuduhan pencemaran nama baik. Negara kita adalah Negara hukum, dan tentunya apa yang dilaporkan oleh pelapor akan diproses, jika memang sudah melampaui batas-batas norma hukum Negara.
Susah tidak untuk memakai facebook ? tentu tidak. Sangatlah gampang, sekarang ini dari handphone apapun dan jenis apapun yang memiliki jaringan web akan dapat membuka facebook dengan tarif operator yang sangat murah. Sekarang ini semua instansi telephone seluler maupun operator seluler beromba-lomba untuk membuat aplikasi facebook agar dapat membuat custumer tertarik dengan menawarkan tarif yang murah dan sangat terjangkau. Maka dari itu semua kalangan pasti mengetahui apa itu facebook.
Facebook, dari semua dampak negatif diatas dampak posotif dari facebook adalah untuk menambah teman, mengetahui kabar teman atau kerabat ataupun saudara yang sulit untuk bertemu, dapat berhubungan kembali dengan teman-teman lama, melepas rindu, mencari pasangan, mencari pekerjaan, menambah relasi dan lain-lain. Hal yang baik adalah kita harus bisa untuk membagi waktu antara sekolah, keluarga dan hidup bersosialisasi, jangan sampai facebook menjadi sesuatu yang mengganggu seluruh aktifitas yang dilakukan karena diciptakannya facebook bukan untuk hal-hal yang negatif melainkan hal yang positif. Jika kita mengunakan fasilitas yang ada dengan hal-hal yang positif maka akan menghasilkan hal-hal yang positif pula. Ingat, dalam berucap, bertutur kata, bertindak dan lain-lain dalam suatu situs pertemanan haruslah berhati-hati. Dan lakukanlah hal yang positif untuk menghasilkan hal yang positif pula.

Thursday, October 22, 2009

Let's 2 Read

INDIVIDU, KELUARGA DAN MASYARAKAT
Individu pasti saling hidup bersosialisasi dengan individu lainnya, Bila memperhatikan sifat manusia yang memiliki keterbatasan sampai tingkat tertentu, maka tidak semua kebutuhan manusia dapat dipenuhi sendiri. Oleh karena itu, untuk menanggulangi kelemahan dan kekuranganmampuannya, seorang individu akan menggabungkan diri dengan individu lain. Proses pembentukan ini akan mengikutsertakan berbagai hal yang biasanya mengarah kepada adanya sifat atau perilaku yang sama dan kesamaan lain diantara individu-individu tersebut. Individu menyadari tidak dapat menyelesaikan atau mencapai tujuannya sendiri tanpa bantuan dari individu lain.
Keluarga adalah kelompok kecil yang terbentuk atas ikatan suami-istri atau darah dan saling berinteraksi. Mereka bersama dalam satuan bernama keluarga dan memiliki pengalaman serta budaya yang sama. Sebab itu, keluarga memiliki kecenderungan dan tujuan yang hampir sama pula. Selain itu, mereka juga menjalin kasih sayang dan rasa cinta yang sangat spesial antara satu sama lain. Keluarga merupakan elemen terkecil dalam sebuah masyarakat. Keluarga merupakan elemen penting pertama terbentuknya masyarakat. Keluarga bertanggung jawab membangun karakter anak dan remaja. Oleh sebab itu, status sosial dan ekonomi keluarga dalam masyarakat akan sangat berpengaruh pada kebiasaan dan pola berpikir anak. Artinya, seorang anak dapat menikmati kehidupan yang baik untuk berinteraksi dalam masyarakat dan keluarga. Banyak orang menyebutkan bahwa masyarakat yang sehat terdiri atas keluarga yang sehat pula
Keluarga merupakan sumber kebaikan dan berkah bagi masyarakat. Kekeluargaan dapat terjalin dengan adanya interaksi yang baik antara seluruh anggotanya keluarga. Dalam sebuah keluarga yang memiliki hubungan harmonis, keceriaan , dan diwarnai dengan nuansa keakraban, kepedulian, dan saling membantu, akan terbuka peluang bagi anggota keluarga dalam meraih untuk kesuksesan. Tapi sebaliknya, dalam keluarga yang tidak harmonis dan selalu diwarnai dengan pertengkaran, karakter dan kehidupan anak akan menjadi korban ketidakharmonisan tersebut. Ketika hubungan kekeluargaan rusak, menandakan bahwa keluarga tengah dalam bahaya kehancuran dan akan sangat berdampak buruk pada psikologi setiap anggotanya, khususnya anak. Dari beberapa fakta membuktikan bahwa keharmonisan hubungan keluarga dapat menjadi benteng yang kokoh bagi setiap anggotanya dalam menghadapi berbagai masalah yang datang secara tak terduga. Keharmonisan sarana pendukung bagi para anggota keluarga dalam menyelesaikan masalah mereka dengan cara yang sebaik-baiknya. Tapi sangat disayangkan, banyak kita lihat orang yang ingin membangun keluarga tanpa mengetahui tugas dan tanggung jawab mereka dalam keluarga.
Masyarakat dapat terbentuk dengan adanya sekelompok manusia yang mendiami suatu wilayah atau daerah tertentu. Beberapa individu dapat membentuk suatu keluarga atau kelompok yang dapat membentuk pula suatu masyarakat. Keluarga adalah bagian terkecil dari masyarakat. Dalam hidup bermasyarakat dibutuhkan tenggangrasa, sikap saling menghargai dan menghormati serta harus pula menjunjung tinggi asas kekeluargaan. Bertoleransi juga sangat dibutuhkan untuk menguatkan masyarakat suatu wilayah, begitu pula dalam individu dan keluarga.

Coba Lihat !!

PENDUDUK, MASYARAKAT DAN KEBUDAYAAN

Kebudayaan itu meliputi pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum dan lain-lain yang diperoleh manusia di dalam masyarakat. Sehingga dapat dikatakan bahwa pencipta kebudayaan adalah manusia.
Di dalam masyarakat, kebudayaan itu di satu pihak dipengaruhi oleh anggota masyarakat, tetapi di lain pihak anggota masyarakat itu dipengaruhi oleh kebudayaan, misalnya orang Eropa yang beriklim dingin, terpaksa harus membuat pakaian tebal. Kebudayaan itu merupakan hasil dari suatu adat dan tradisi yang memiliki aturan-aturan mengikat, yang diciptakan oleh beberapa kumpulan individu sebagai warisan kebudayaan karena faktor tempat tinggal yang mana hasil dari kebudayaan tersebut dengan sengaja atau tidak.
Setiap kehidupan di dunia ini tergantung pada kemampuan beradaptasi terhadap lingkungannya. Akan tetapi berbeda dengan kehidupan lainnya, manusia membina hubungan dengan lingkungannya secara aktif. Dalam memenuhi kebutuhan hidupnya dengan mengelola lingkungan dan mengolah sumberdaya secara aktif sesuai dengan seleranya. Karena itulah manusia mengembangkan kebiasaan yang melembaga dalam struktur sosial dan kebudayaan mereka. Karena kemampuannya beradaptasi secara aktif itu pula, manusia berhasil menempatkan diri sebagai makhluk yang tertinggi derajatnya di muka bumi dan paling luas persebarannya memenuhi dunia. Di lain pihak, kemampuan manusia membina hubungan dengan lingkungannya secara aktif itu telah membuka peluang bagi pengembangan berbagai bentuk organisasi dan kebudayaan menuju peradaban. Dinamika sosial itu telah mewujudkan aneka ragam masyarakat dan kebudayaan dunia, baik sebagai perwujudan adaptasi kelompok sosial terhadap lingkungan setempat maupun karena kecepatan perkembangannya.
Permasalahan sosial dan kebudayaan itu, melanda pula masyarakat Indonesia. Demikian pula masyarakat dan kebudayaan Indonesia pernah berkembang dengan pesatnya di masa lampau, walaupun perkembangannya saat ini tertinggal apabila dibandingkan dengan perkembangan di negeri maju lainnya. Maka dari itu Indonesia harus lebih meningkatkan mutu dan kualitas Negara. Perkembangan sosial budaya masyarakat Indonesia dapat dipengaruhui oleh kekuatan dari masyarakat sendiri dan kekuatan dari luar masyarakat, seperti pengaruh kontak-kontak antar budaya secara langsung maupun persebaran kebudayaan serta perubahan lingkungan hidup yang pada gilirannya dapat memacu perkembangan sosial dan kebudayaan masyarakat yang harus menata kembali kehidupan mereka .Cepat atau lambatnya perkembangan sosial budaya yang melanda, dan dengan apapun penyebabnya, setiap perubahan yang terjadi akan menimbulkan reaksi pro dan kontra terhadap masyarakat atau bangsa yang bersangkutan. Besar kecilnya reaksi pro dan kontra itu dapat mengancam kemapanan dan bahkan dapat pula menimbulkan hal yang tidak diinginkan.

ILMU SOSIAL DASAR

BAB I
ILMU SOSIAL DASAR
A. ILMU-ILMU SOSIAL
Tiga cabang ilmu Pengetahuan, yaitu :
1. Natural Science meliputi fisika, kimia, astronomi, biologi, dll.
2. Social science terdiri dari sosiologi, ekonomi, politik, antropologi sejarah, geografi, dll.
Humanities meliputi bahasa, agama, kesusastraan,kesenian, dll.

Wujud adanya perkembangan Ilmu social di Indonesia setelah mendapat kemerdekaan adalah :
1.Berdirinya akademik politik di Yogyakarta yang di sponsori oleh tenaga akademis Pembina ilmu politik di Belanda.
2.Didirikan balai perguruan tinggi Gajah Mada.
3.Didirikan akademi kepolisian.

B. ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS)
Adalah ilmu social yang disederhanakan untuk tujuan pendidikan dan pengajaran di sekolah dasar dan menengah. Materi dari disiplin ilmu social sperti geografi, sejarah, sosiologi, antropoogi, psikologi social, ekonomi, ilmu politik, ilmu hukum, dan ilmu social lainnya.

C. ILMU SOSIAL DASAR (ISD)
Adalah gabungan dri disiplin ilmu-ilmu social yang di pergunakan dalam pendekatan dan pemecahan masalah-masalah social yang timbul di masyarakat.
Latar Belakang ISD
• Banyaknyak kritik yang ditujukan pada system pendidikan di perguruan tinggi oleh beberapa cendikiawan.
• Sistem pendidikan kita menjadi sesuatu yang elite bagi masyarakat kita sendiri sehingga kurang akrab dengan lingkungan masyarakat.

Tiga Jenis kemampuan :
1. Kemampuan Personal (kemampuan pribadi)
Dapat menunjukan sikap dan kepribadian Indonesia , mengenal dan memahami nilai-nilai agama, kemayarakatan, kenegaraan serta pandangan luas terhadap masyarakat.
2. Kemampuan akademik
Kemampuan untuk berkomunikasi secara ilmiah, baik lisan maupun tertulis, menguasai peralatan analisa, berpikir logis, kritis, sistematis, analitis.
3. Kemampuan Profesional
Kemampuan dalam bidang profesi tenaga ahli yang besangkutan. Tenaga ahli diharapkan memiliki pengetahuan yang tinggi.

ISD SEBAGAI KOMPONEN MKDU
MKDU terdiri dari 6 matakuliah, yaitu : Agama, Pancasila, Kewiraan, Ilmu Alamiah Dasar (IAD), Ilmu Sosial Dasar (ISD), Ilmu Budaya Dasar (IBD).
Tujuan ISD adalah :
Membantu perkembangan wawasan pemikiran dan kepribadian yang luas, dan dapat bermusyawarah dengan satu sama lain.

RUANG LINGKUP PEMBAHASAN
1. Adanya berbagai aspek yang merupakan suatu masalah social yang dapat di tanggapi dengan pendekatan sendiri.
2. Adanya keragaman golongan dan kesatuan social lain dalam masyarakat.

Berdasarkan ruang lingkup di atas kiranya masih perlu penjabaran lebih lanjut untuk pokok bahasan yaitu :
1. Mempelajari adanya berbagai berbagai masalah kependudukan dan hubungannya dengan masyarakat dan kebudayaan.
2. Mempelajari adanya masalah-masalah individu, keluarga dan masyarakat.
3. Mempelajari hubungan antar warga Negara dan Negara.
4. Mempelajari masalah-masalah yang dihadapi oleh masyarakat perkotaan dan pedesaan.
5. Mempelajari ilmu penngetahuan dan tekhnologi untuk memanfaatkan kemakmuaran masyarakat dan pengurangan kemiskinan.

MASALAH SOAIAL DAN ISD
A. MASAAH SOSIAL
Perbedaan tingkat perkembangan kebudayaan masyarakat dan keadaan lingkungan alam dimana masyarakat itu hidup.
Pengertian masalah social :
1. Menurut masyarakat
Segala sesuatu yang menyangkut kepentingan umum.
2. Menurut para ahli
Suatu kondisi atau perkembangan yang terwujud dalam masyarakat.

B. MASALAH SOSIAL DAN AHLI ILMU SOSIAL
Sejumlah ahli ilmu social merasakan bahwa dengan menggunakan pendekatan masalah-masalah social sebagai kerangkanya maka hakikat masyarakat dan kebudayaan manusia akan lebih dapat dipahami.

C. MASALAH SOSIAL DAN ILMU SOSIAL DASAR
Melihat masalah secara obyektif dan subyektif, obyektif berarti masalah ang telah dikembangkan dalam ilmu-ilmu social yang digunakan. Subyektif berarti masalah akan dikaji menurut perspektif masyarakat.


BAB II
PENDUDUK, MASYARAKAT DAN KEBUDAYAAN
Peningkatan julah penduduk/kelebihan penduduk sebab kemajuan ilmu pengetahuan khususnya ilmu kedokteran, sehingga kesehatan penduduk lebih terjamin dan tingkat kematian bayi rendah. Akibatnya, banyak terjadi pengangguran dan banyak tindak kriminalitas

Jenis kelebihan penduduk :
1. kelebihan penduduk yang absolute, yaitu bila suatu daerah dalam waktu tertentu tidak dapat memberikan kebutuhan hidup bagi manusia yang berdomisili.
2. Kelebihan penduduk yang relative, yaitu suatu daerah dalam waktu tertentu kebutuhan hidup yang ada sudah tidak sesuai dengan kemajuan ekonomi dan perkembangan social.

Kekurangan penduduk disebabkan penduduk lebih mengutamakan karir dan mampu menyeimbangkan jumlah penduduk. Akibatnya kekurangan tenaga kerja.

Pendidikan
Sebab :
1. kemiskinan
2. trikat dalam kerja rumah tangga
3. tidak memiliki sekolah dasar

Kesehatan
Sebab :
1. kebutaan dan anemia
2. Tuberkulosis
3. cacingan
4. Lepra

Kekurangan Gizi : kekurangan Vit.A dan protein hewani.

Usaha mengatasi penduduk dunia
Langkah-langkah :
1. menyeimbangkan jumlah penduduk
2. konsumsi sumber daya dan pembangkit polusi harus dikurangi
3. penyelenggaraan pendidikan dan pengadaan fasilitas kesehatan
4. peningkatan produksi bahan pangan
5. penyuburan dan perlindungan tanah untuk mencegah erosi.

Masalah penduduk di Indonesia
1. Rapat penduduk
2. Penyebaran penduduk
3. Tingkat pendidikan masyarakat yang rendah

Kebijaksanaan Kependudukan
Adalah kebijaksanaan suatu Negara yang menyangkut kemakmuran penduduk
Tujuan : untuk dapat tercapai kesejahteraan penduduk dalam arti yang luas, terutama keseimbangan antara jumlah penduduk dengan hasil pembangunan.
Usaha untuk mengimbanginya:
1. Preservasi : perbaikan kualitas hasil bumi
2. restorasi : pemeliharaan sumber-sumber biotic dengan mencegah penyakit tanaman dan hewan
3. Benefisiasi : memelihara kelangsungan fungsi sumber-sumber alam
4. Reklamasi : Penambahan hasil pertanian dengan mengubah tanah improduktif menjadi produktif.

Usaha yang dilakukan :
1. ekstensifikasi pertanian : memperluas area pertanian dengan forest clearing.
2. intensifikasi pertanian : pemupukan, pengairan, pemilihan bibit unggul, tersering, rotasi tanaman.
3. Transmigrasi : perpindahan penduduk dari daerah yang padat penduduknya ke daerah yang kuran padat

Macam” transmigrasi : transmigrasi umum, sektoral, spontan, bedol desa.
Migrasi
Adalah Perpindahan penduduk yang melintasi batas administrasi misalnya kelurahan, kabupaten, kota , Negara.
Rumus tingkat migrasi : (jumlah dalam 1th/jumlah penduduk) x 1000

Pembagian kerja dalam masyarakat
Kurangnya kesempatan kerja
Sebabnya :
1. pertumbuhan penduduk
2. lambatnya perkembangan dalam bidang pertanian.
Akibatnya yaitu pengangguran, arus urbanisasi
Solusinya membuka lowongan pekerjaan yang luas.

Hubungan manusia dengan kebudayaan
Dari sudut pandang antropologi :
1. Manusia sebagai makhluk biologi
2. manusia sebagai mahluk social budaya

Hubungan masyarakat dengan keudayaan
-Manusia, masyarakat dan kebudayaan merupakan satu kesatuan yang utuh
-Masyarakat tidak dapat dipisahkan dengan manusia karena manusia hidup bermasyarakat.
Wujud kebudayaan menurut koenjtcaraningrat :
1. ide, gagasan, nilai”,norma, peraturan yang sifatnya abstrak dan tidak dapat diraba.
2. kelakuan berpola manuaia dalam masyarakat
3. Hasil karya manusia

Pranata
-Pranata social : system tata kelakuan dan hubungan yang berpusat pada aktivitas untuk memenuhi kompleks kebutuhan khusus dalam masyarakat.
-Agar kebutuhan terpenuhi maka dirumuskan norma” dalm masyarakat.

4 pengertian norma :
1. cara(usage)
Merupakan suatu perbuatan individu dengan individu lain dalam hubungan bermasyarakat.
2.kebiasaan(folkways )
perbuatan yang di ulang-ulang dan memiliki kekuatan yang besar disbanding cara.
Ex : menghormati orang yang lebih tua.
3. tata kelakuan (mores)
kebiasaan yang dilakukan dan dapat diterima sebagai nama” pengatur dalam masyarakat
4. Adat kebiasaan (custom)
Terjadi dari tata kelekuan yang kuat integrasinya dengan pola keprilakuan masyarakat.

Pranata social
a. asosiasi yang teroganisir contoh keluarga, Negara, serikat buruh.
b. Institusi adalah bentuk aturan dan prosedur atau system

Macam” Pranata :
a. Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan kehidupan kekerabatan
Ex: perkawinan, pengasuhan anak.
b. Pranata yan bertujuan memenuhi kebutuhan manusia untuk mata pencaharian hidup. Ex: pertanian, peternakan, perikanan,industri
c. Pranata yng bertujuan memenuhi kebutuhan ilmiah manusia. Ex:penelitian, pendidikan ilmiah
d. Pranata yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan . ex: TK , SD ,SMP,SMA,pesantren
e. Pranata yang bertujuan untuk rekreassi. Ex : Seni
f. Pranata yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan yang brhubungan dengan Tuhan.
g. Pranata yang mengurus kebutuhan jasmaniah manusia. Ex : pemeliharaan kecantikan, kesehatan.

Nama : Caroline Deviana
NPM : 50409352
Kelas : 1IA23